Monday, 1 October 2012

Sharing pengalaman sehat : berbagi kesembuhan dan cara pengobatan penyakit

Pengalaman berpenyakit sebenarnya adalah hal yang sangat berharga, kita tidak akan tau jika kita belu mengalami, itulah manfaat dari blog ini sebagaimana semua orang yang mengalami masalah kesehatan dikumpulkan kemudian mereka sharing pengalaman mengenai kesehatan mereka sesudah melakukan pengobatan, mungkin akan sangat berguna bagi anda yang baru akan mencoba pengobatan, atau baru saja divonis dan didiagnosa dokter dengan penyakit tertentu, tidak masalah semua penyakit ada obatnya kecuali kematian, itulah pelajaran berharga dalam agama islam. 

pengalaman menarik dalam pengoabatan penyakit gula/diabetes, jantung dll
Penyakit menular, tidak menular dengan pengobatan formal, dan herbal, mungkin akan menimbulkan dampak masing-masing. Jadi dengan berbagi ini  kita bisa tau pengobatan apa yang paling cocok demi kesembuhan, Bagi anda yang ingin berbgai pengalaman pernah sakit sesuatu dan diberi kesembuhan silahkan derbagi di blog ini dengan mengirimkan email ke kami di tyan.sety4@gmail.com. Pengalaman anda akan kami cantumkan di halaman blog ini sebagai persembahan kami untuk anda dan juga agar bermanfaat bagi khalayak yang mungkin sedang mengalami penyakit yang sulit dicari obatnya. 

Pengalaman terkena Penyakit TB kelenjar dan Berapa Lama Pengobatannya hingga Sembuh?

Mengenal gejala dan tanda-tanda TB kelenjar sejak awal. Benjolan di leher yang ukurannya kecil dan banyak, anda harus hati-hati dan sebaiknya di biopsi di dokter bedah.
Sebuah pengalaman hidup yang mungkin tidak bisa terlupakan ketika suatu saat dia mendengar diagnosa dokter bahwa anda terkena TB kelenjar, tidak perlu takut namun juga tidak perlu sedih. Jangan khawatir karena penyakit ini masih bisa sembuh. Dari mana perjalanan ceritanya mari kita bahas disini.
Pernah suatu saat saya bekerja di luar pulau jawa dengan kondisi masyarakat yang kurang bersih, pada beberapa saat saya mengalami gejala awal yang mungkin merupakan gejala dari TB kelenjar, Panas saat sore hari, saat maghrib, badan mengigil. dan sebelumnya disertai batuk hingga muntah, bukan muntah darah melainkan hanya muntah makanan. Ini hanya gejala awal. 
benjolan di leher,
 hati-hati tanda TB kelenjar
Hingga suatu saat saya memutuskan pulang karena saya mendapatkan pekerjaan di pulau jawa. Tubuh saya tidak bisa gemuk padahal makan cukup dan teratur, dan akhirnya tanda dan gejala yang paling kelihatan dari seseorang yang terkena tb kelenjar adalah benjolan pada leher, benjolan tersebut bukan cuma satu, melainkan ada banyak dan ada yang kecil dan ada yang besar. Jika anda pegangpun tidak terasa sakit, hingga saya putuskan untuk saya bawa ke dokter bedah untuk dilakukan biopsi jaringan benjolan tersebut.

Biaya biopsi jaringan di dokter bedah antara kisaran 1,5 jutaan, dan sudah termasuk biaya lab, dan 4 harinya hasil keluar dan saya divonis positif TB kelenjar, akhirnya mau tidak mau saya menjalani pengobatan rutin 6 bulan dengan obat anti TB seperti Rifampicyn, dan 2 obat lain yang saya lupa, bentuk obatnya besar dan berwarna merah. 
Alhamdulillah 6 bulan saya tiak pernah bolong dalam minum obat, dan benjolan di leher tersebut hilang setelah 4 bulan pengobatan. Hingga 6 bulan sudah tuntas semuanya. Alhamdulillah dan saya bersyukur  bisa sembuh dari penyakit ini.  Sedikit sharing buat anda yang mungkin juga mengalami kasus seperti saya, sebaiknya jangan menunggu lama, langsung periksakan agar kejadiannya tidak semakin parah dan fatal.
Sumber : Pengalaman asli dari pengakuan seorang pasien TB kelenjar